Apple Ketahuan Bersekongkol Atur Harga Jual IPhone

SarangSemut.my.id – Otoritas iPhone di angka tertentu.

Setelah melakukan penyelidikan selama tujuh bulan sejak Agustus 2016, Badan Anti-monopoli iPhone di negara tersebut.

FAS mengatakan, Apple mengawasi harga jual iPhone yang diecer oleh para retailer dimaksud. Apabila ditemukan ada retailer yang menjual di bawah harga yang ditetapkan, Apple akan mengeluarkan teguran dengan disertai ancaman pemutusan kontrak penjualan.

Price Fixing yang termasuk kejahatan kerah putih ini telah dilakukan sejak peredaran iPhone 6S pada 2016.


Advertisment

Informasi yang dirangkum SarangSemut.my.id dari Financial Times menyebutkan bahwa Apple diberi waktu tiga bulan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut di pengadilan.

Apabila telah mengajukan banding dan tetap kalah, Apple terancam harus membayar denda sebesar 15 persen dari total nilai penjualannya di Rusia.

Ini bukan kali pertama Apple terlibat aktivitas price fixing. Pada Juni 2015, misalnya, pengadilan banding di New York, dollar AS.

Kasus serupa juga terjadi pada dollar AS.

Apple sendiri diketahui menerapkan kontrol ketat atas harga produk-produknya di berbagai wilayah pasar. Hal ini dilakukan untuk menjaga margin profit agar tetap tinggi.

Baca: Apple Bakal Ganti Konektor Ciri Khas iPhone?


Sumber: Tekno Kompas

Komentar Anda