Beranda Blog Berita Dunia Hari Ini Serangan Udara Mematikan Menghantam Sebuah Pasar di Yaman

Berita Dunia Hari Ini Serangan Udara Mematikan Menghantam Sebuah Pasar di Yaman

Berita Dunia Hari Ini Serangan Udara Mematikan Menghantam Sebuah Pasar di Yaman

Berita dunia hari ini datang dari Timur Tengah. Sebuah pasar di Hodeidah, Yaman, dihantam serangan mematikan pada Rabu, 24 Oktober lalu. Paling tidak terdapat sepuluh orang korban sipil yang tewas akibat serangan tiba-tiba tersebut. Informasi yang dihimpun matamatapolitik.com menyebutkan bahwa korban kebanyakan adalah para petani dan pedagang sayur yang sedang bertransaksi. Saat ini Aliansi Saudi-UAE, yang telah melakukan ratusan serangan udara di negara itu, sedang menyelidiki insiden itu.

Sementara itu, sedikitnya sembilan orang lainnya tewas dalam serangan di Bayt al-Faqih, sekitar 70 km di selatan kota Hodeidah, menurut sumber-sumber medis. Sementara sumber di Houthi menyebutkan jumlah korban tewas di 19 orang dengan 10 lainnya terluka. Seperti yang dikutip dari Al Jazeera. Namun belum bisa segera dilakukan verivikasi jumlah korban, seperti yang dirilis matamatapolitik.com dari Reuters.

Kota Hodeidah merupakan pintu gerbang utama untuk impor dan pasokan bantuan ke Yaman. Pelabuhan Hodeidah adalah spot penting untuk impor komersial dan pasokan bantuan ke negara itu, dan juga membawa kepentingan strategis. Para pejabat Saudi dan Emirat mengatakan itu adalah titik masuk utama untuk pengiriman senjata dari Iran ke Houthis.

Jalan buntu perang saudara di Yaman dimulai pada tahun 2014 ketika pemberontak Houthi, yang awalnya bermarkas di utara negara itu, menyapu hingga bagian Selatan dan mengambil alih sebagian besar negara, termasuk pelabuhan selatan Aden. Para pemberontak juga memaksa Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi melarikan diri. Konflik meningkat tajam pada Maret 2015, ketika aliansi pimpinan Saudi-UEA memulai serangan untuk mengembalikan para pemberontak Houthi. Upaya dari udara dan serangan darat berhasil mendorong Houthi keluar dari Aden dan daerah-daerah di sekitarnya di selatan, tetapi terhenti sejak itu, dengan sedikit perubahan teritorial.

Pada bulan Juni 2018 lalu, pasukan yang setia kepada pemerintah Yaman, bersama pasukan Saudi dan Emirat Arab, melancarkan serangan untuk mengambil kembali kota Hodeidah dari pemberontak Houthi. Perjuangan mendapatkan hasil yang signifikan.  Dalam empat bulan sejak pertempuran dimulai, warga sipil sering terbunuh dalam serangan udara. Setidaknya 15 orang tewas dalam serangan udara yang menghantam jalan raya strategis yang menghubungkan kota Hodeidah dengan Sanaa pada bulan September.

Menurut PBB, setidaknya 10.000 orang telah tewas sejak koalisi Saudi-UEA campur tangan di Yaman. Jumlah korban tewas belum diperbarui dalam beberapa tahun terakhir dan kemungkinan akan jauh lebih tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here